Example floating
Example floating
banner 970x250
Kaltara

Polantas Bersihkan Ceceran Tanah di Tugu Lemlai Suri, Selamatkan Pengendara dari Risiko Kecelakaan

×

Polantas Bersihkan Ceceran Tanah di Tugu Lemlai Suri, Selamatkan Pengendara dari Risiko Kecelakaan

Sebarkan artikel ini

TANJUNG SELOR – Ceceran material tanah di ruas jalan sekitar Tugu Lemlai Suri mengganggu para pengguna jalan dalam beberapa hari terakhir. Selain menimbulkan debu tebal, bongkahan tanah yang berserakan di badan jalan ini juga mengancam keselamatan para pengendara, khususnya pengguna sepeda motor.

Pantauan di lapangan menunjukkan gundukan tanah masih mengotori beberapa titik jalan. Kondisi ini membuat permukaan aspal menjadi sangat licin saat hujan, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.

Example 300x600

Melihat bahaya tersebut, dua personel Polisi Lalu Lintas yang bertugas di Pos Tugu Lemlai Suri langsung turun ke lokasi. Tanpa alat bantu khusus, mereka berdua menyingkirkan gundukan tanah dari badan jalan demi kelancaran arus lalu lintas.

Warga dan para pengendara yang melintas pun mengapresiasi tindakan cepat ini. Mereka menilai material timbunan di tengah jalan sangat berbahaya bagi pengendara roda dua yang rentan tergelincir.

“Kalau dibiarkan, sangat berbahaya bagi pengendara motor. Jadi kami bersihkan sisa-sisa tanah yang ada di jalan,” ujar salah seorang petugas Polantas.

Menariknya, kedua anggota Polantas tersebut menolak mempublikasikan identitas maupun foto mereka. Mereka menganggap aksi spontan itu sebagai bagian dari tugas dan tanggung jawab rutin kepolisian, bukan sesuatu yang memerlukan pujian berlebihan. Bagi mereka, keselamatan masyarakat di jalan raya tetap menjadi prioritas utama.

Selain memicu kecelakaan, ceceran tanah tersebut juga menghasilkan debu pekat yang mengganggu kenyamanan warga sekitar, terutama saat cuaca panas dan kendaraan berat melintas.

Masyarakat kini mendesak pihak perusahaan dan sopir pengangkut material untuk lebih peduli pada kebersihan jalan. Mereka meminta para sopir menutup muatan truk dengan terpal dan tidak membawa muatan yang melebihi kapasitas agar material tidak tumpah ke jalan.

Sebelumnya, Gubernur Kalimantan Utara, Zainal A. Paliwang, juga sempat menegaskan aturan serupa. Beliau menginstruksikan para sopir truk dan pelaku usaha galian C untuk selalu menutup bak muatan mereka guna menjaga keselamatan publik dan kebersihan fasilitas jalan raya.

Peristiwa ini menjadi teguran keras bahwa keselamatan lalu lintas memerlukan kesadaran bersama, mulai dari aparat, pengguna jalan, hingga pelaku usaha angkutan material.

banner 728x90
Example 120x600
Example 468x60