TANJUNG SELOR – Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menaruh perhatian serius terhadap potensi temuan sumber air baru di wilayahnya. Melalui Bidang Geologi dan Air Tanah, ESDM Kaltara menegaskan bahwa penentuan sumber mata air tidak boleh dilakukan secara sembarangan dan harus mengacu pada ketentuan teknis yang berlaku.
Kepala Bidang Geologi dan Air Tanah ESDM Kaltara, Trimulbar, menyampaikan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan resmi terkait penemuan mata air baru. Meski demikian, ia mengingatkan seluruh pihak agar mengikuti prosedur yang benar dalam menentukan titik sumber air tanah.
“Penentuan sumber mata air baru wajib melalui kajian geolistrik. Ini sudah menjadi standar untuk mengetahui kualitas, kedalaman, dan posisi air tanah secara akurat,” ujar Trimulbar di Tanjung Selor, Rabu (17/12/2025).
Trimulbar menjelaskan, metode geolistrik mampu memetakan kondisi bawah permukaan tanah secara detail. Teknologi ini dapat mengidentifikasi lapisan akuifer, menentukan kedalaman air, serta mengukur ketebalan potensi cadangan air tanah.
Menurutnya, penggunaan kajian geolistrik tidak hanya meningkatkan peluang keberhasilan pengeboran sumur, tetapi juga menekan risiko kegagalan yang berujung pemborosan anggaran.
“Dengan data yang akurat, pengembang bisa menghindari pengeboran yang sia-sia. Ini sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat,” jelasnya.
Perizinan di Provinsi, Pajak Masuk ke Daerah
Terkait tata kelola air tanah, Trimulbar menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah kabupaten/kota dengan Pemerintah Provinsi Kaltara. Ia menegaskan bahwa kewenangan perizinan air tanah berada di tingkat provinsi dan pemerintah pusat.
“Sinergi antarpemerintah sangat penting. Walaupun izin dikeluarkan provinsi, manfaat ekonominya tetap kembali ke daerah melalui pajak air tanah,” tegasnya.
Di akhir pernyataannya, Trimulbar menegaskan bahwa setiap rencana eksplorasi air tanah harus berlandaskan kajian teknis dan prinsip konservasi. Hal ini penting untuk menjaga keberlanjutan sumber daya air di tengah meningkatnya kebutuhan pembangunan.
“Pembangunan harus berjalan seimbang dengan upaya menjaga kelestarian air tanah. Kita harus memastikan ketersediaannya tetap terjaga bagi generasi mendatang,” pungkasnya. (Adv)


















