Example floating
Example floating
banner 970x250
Pemkab Nunukan

14 Tim Bersaing di Bupati Cup 2026, Hermanus Tekankan Sportivitas

×

14 Tim Bersaing di Bupati Cup 2026, Hermanus Tekankan Sportivitas

Sebarkan artikel ini

NUNUKAN – Sebanyak 14 tim bola voli putra dan putri bersaing dalam Turnamen Bupati Cup 2026 yang berlangsung di Lapangan Voli Seikitang, Desa Srinanti, Kecamatan Sei Menggaris. Kompetisi yang berlangsung hingga 16 November 2026 ini diharapkan mampu melahirkan atlet berprestasi sekaligus mempererat hubungan antarwarga.

Wakil Bupati Nunukan Hermanus, S.Sos., secara resmi membuka turnamen tersebut pada Sabtu (31/10). Pembukaan ditandai dengan pemotongan pita dan servis pertama oleh Hermanus, didampingi Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Nunukan H. Sura’i, Camat Sei Menggaris, Kepala Desa Srinanti, serta unsur Forkopimcam.

Example 300x600

Panitia mencatat enam tim putri dan delapan tim putra mengikuti kompetisi yang melibatkan desa-desa di Kecamatan Sei Menggaris, Wilayah IV, dan sekitarnya. Ratusan warga Desa Srinanti dan daerah sekitar juga memadati lapangan untuk menyaksikan pertandingan pembuka.

Dalam sambutannya, Hermanus mengatakan turnamen olahraga dapat menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan energi, minat, dan bakat ke kegiatan positif. Menurutnya, anak-anak muda membutuhkan fasilitas, kesempatan, serta dukungan berbagai pihak agar mampu mengembangkan potensi mereka.

“Karena itu, saya menyambut baik dan mendukung penuh turnamen olahraga semacam ini. Saya berharap kegiatan ini bisa menjadi agenda rutin dan sarana untuk membangkitkan prestasi olahraga di Kabupaten Nunukan,” ujarnya.

Hermanus juga menilai penyelenggaraan turnamen dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Aktivitas peserta dan penonton berpotensi meningkatkan pendapatan pedagang kuliner, penjual jajanan, pemilik toko, hingga pengelola penginapan.

Selain menjadi ajang kompetisi, ia berharap turnamen tersebut dapat mempertemukan masyarakat untuk bersilaturahmi dan memperkuat persaudaraan. Ia mengingatkan peserta agar tidak membiarkan persaingan di lapangan memicu pertengkaran maupun perpecahan.

“Saya tidak ingin turnamen ini justru menjadi ajang untuk bertengkar dan berpecah belah satu sama lain. Stigma lama yang menyebutkan bahwa setiap kali ada turnamen atau pertandingan olahraga, baik sepak bola maupun bola voli di Wilayah IV selalu terjadi keributan, sudah saatnya kita akhiri,” tegasnya.

Ia meminta seluruh tim menunjukkan kemampuan terbaik dengan menjunjung tinggi sportivitas dan prinsip fair play. Hermanus ingin masyarakat melihat prestasi dan kemeriahan pertandingan, bukan keributan maupun perkelahian.

“Mari kita buktikan bahwa masyarakat kita juga bisa bertanding secara sportif, fair play, dan damai,” ajaknya.

Hermanus juga mengimbau penonton dan seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan serta ketertiban selama turnamen berlangsung. Ia mengingatkan bahwa hasil pertandingan tidak boleh merusak hubungan persaudaraan.

“Menang dan kalah itu hal yang biasa. Yang paling penting, siapa pun pemenangnya, siapa pun juaranya, kita semua tetap bersaudara,” pungkasnya. (Adv)

banner 728x90
Example 120x600
Example 468x60