Example floating
Example floating
banner 970x250
Pemkab Nunukan

Pemkab Nunukan Latih Guru di Sebatik Terapkan Pendidikan Inklusif

×

Pemkab Nunukan Latih Guru di Sebatik Terapkan Pendidikan Inklusif

Sebarkan artikel ini

NUNUKAN – Lebih dari 50 guru SD dan SMP di Pulau Sebatik mengikuti pelatihan pendidikan inklusif untuk meningkatkan kemampuan memberikan layanan belajar yang ramah, adil, dan setara bagi seluruh peserta didik, termasuk anak berkebutuhan khusus (ABK).

Pemerintah Kabupaten Nunukan melalui Dinas Pendidikan menggelar Pelatihan Pendidikan Inklusif Tingkat Dasar Tahun 2026 bagi pendidik tingkat SD dan SMP se-Kecamatan Sebatik. Kegiatan berlangsung di Aula SMP Negeri 1 Sebatik Utara, Selasa (3/11/2026).

Example 300x600

Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan, Erlina, S.T., M.A.P., membuka secara resmi kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya pendidikan inklusif untuk mewujudkan layanan pendidikan bagi semua anak tanpa diskriminasi, terutama di wilayah perbatasan Pulau Sebatik yang menjadi Beranda NKRI.

Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Sebatik Utara, Asnawi, S.E., yang mewakili camat setempat, Camat Sebatik Tengah, Kabid K2SP Dinas Pendidikan, pengawas SD dan SMP, kepala UPT se-Kecamatan Sebatik dan Sebatik Tengah, para narasumber, serta kepala sekolah tingkat SD dan SMP se-Sebatik.

Dalam kesempatan tersebut, Asnawi menyampaikan dukungan dan motivasi kepada para peserta. Ia mengajak para guru menciptakan suasana belajar yang menyenangkan agar pendidik maupun peserta didik merasa nyaman menjalankan aktivitas di sekolah.

Dengan penyampaian yang hangat dan penuh keakraban, Asnawi mengingatkan bahwa kebahagiaan guru saat mengajar dan kegembiraan siswa saat belajar menjadi bagian penting dari pendidikan inklusif.

“Jika guru bahagia mengajar, maka ia akan merindukan kelasnya. Jika siswa bahagia belajar, maka ia akan merindukan sekolahnya. Itulah Taman Siswa Ki Hajar Dewantara yang harus kita hidupkan di Sebatik,” ujar Asnawi.

Mengusung tema “Bersama Mewujudkan Pendidikan untuk Semua”, pelatihan ini memberikan ruang bagi para pendidik untuk memperluas pemahaman sekaligus meningkatkan keterampilan dalam menerapkan pembelajaran inklusif di sekolah.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Nunukan mendorong para guru agar mampu memberikan layanan pendidikan yang ramah dan tidak membeda-bedakan peserta didik berdasarkan kondisi maupun kebutuhan mereka.

Pemerintah Kecamatan Sebatik Utara juga berharap pelatihan ini mendorong sekolah membangun lingkungan belajar yang terbuka, ramah, dan bebas diskriminasi. Dengan demikian, setiap anak di Pulau Sebatik memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan serta mengembangkan potensi dirinya tanpa terkecuali. (Adv)

banner 728x90
Example 120x600
Example 468x60