Example floating
Example floating
banner 970x250
Pemprov Kaltara

Sentil Oknum DPR RI yang Nyinyir Soal Kereta Api Kaltara, ST: LSM Saja Kalau Kritik Pakai Data!

×

Sentil Oknum DPR RI yang Nyinyir Soal Kereta Api Kaltara, ST: LSM Saja Kalau Kritik Pakai Data!

Sebarkan artikel ini

TANJUNG SELOR – Pegiat media sosial, Syafaruddin Thalib (ST), mengapresiasi sikap responsif Gubernur Kalimantan Utara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., dalam menyambut investor jaringan kereta api. ST menilai, langkah Gubernur tersebut mencerminkan keberanian seorang pemimpin dalam mewujudkan mimpi besar bagi Bumi Benuanta.

“Pemimpin harus punya mimpi. Kalau bermimpi saja tidak mau, lalu bagaimana melakukan hal-hal yang besar?” ujar ST dalam keterangannya, baru-baru ini.

Example 300x600

ST menyayangkan adanya narasi negatif dari seorang oknum anggota DPR RI yang justru mencemooh rencana pembangunan infrastruktur transportasi strategis tersebut. Padahal, proyek ini murni menggunakan skema investasi swasta tanpa menyentuh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) maupun APBN.

Menurut ST, postingan oknum legislator tersebut cenderung mendiskreditkan niat baik Gubernur. Ia menekankan bahwa kehadiran investor merupakan peluang besar yang seharusnya mendapat dukungan penuh, bukan sindiran yang tidak mendasar.

“Konteksnya adalah ada investor yang ingin membangun infrastruktur strategis. Harusnya ini didukung, bukan dinyinyirin. Sudah nyinyir, tidak nyambung lagi!” tegasnya.

Ia bahkan membandingkan kualitas kritik oknum tersebut dengan lembaga swadaya masyarakat (LSM). Menurutnya, LSM biasanya mengkritik menggunakan data dan analisis yang elegan, berbanding terbalik dengan sikap oknum DPR RI yang ia nilai kekanak-kanakan.

ST juga menepis anggapan bahwa Gubernur hanya fokus pada proyek kereta api bernilai fantastis dan melupakan perbaikan jalan di wilayah pedalaman seperti Malinau dan Krayan. Ia menegaskan bahwa Gubernur Zainal Paliwang tetap memperjuangkan anggaran pusat untuk perbaikan akses jalan tersebut secara beriringan.

“Jangan seolah-olah Gubernur memperjuangkan kereta api, lalu akses jalan yang rusak tidak beliau perjuangkan. Konsepnya tidak begitu. Beliau juga sedang berjuang untuk jalan Krayan,” tambah ST.

Dampak Ekonomi bagi Rakyat

Rencana pembangunan jaringan kereta api ini muncul setelah Gubernur menerima audiensi PT Indonesia Transit Synergy (INTRA). Perusahaan tersebut menawarkan nilai investasi mencapai Rp20–25 triliun dengan pembiayaan penuh dari pihak investor.

Jika proyek ini terealisasi, Kaltara berpotensi menyerap sekitar 2.000 tenaga kerja lokal. ST meyakini bahwa meski prosesnya memakan waktu lama, Gubernur telah meletakkan fondasi penting bagi ekonomi masa depan Kalimantan Utara.

“Beliau memulai langkah pertama. Kalau hanya untuk kepentingan politik, untuk apa beliau berjuang sekarang jika selesainya belum tentu saat beliau masih menjabat? Ini murni untuk kepentingan rakyat,” pungkasnya.

banner 728x90
Example 120x600
Example 468x60