NUNUKAN – Laskar Pemuda Adat Dayak Kalimantan (LPADKT) Kabupaten Nunukan menggelar Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub) dengan semangat kebersamaan yang tinggi. Melalui forum tertinggi ini, mereka menegaskan kembali komitmen bersama untuk menjaga adat serta budaya Dayak di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia, Minggu (24/5/2026).
Pemerintah Kabupaten Nunukan memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah organisasi kepemudaan adat ini. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Nunukan, Hasan Basri, menyebut LPADKT sebagai mitra strategis pemerintah daerah yang selama ini sukses mengawal berbagai program kemasyarakatan.
Hasan menegaskan bahwa LPADKT memegang peran vital, bukan sekadar organisasi kepemudaan biasa, melainkan benteng budaya yang memperkuat persatuan masyarakat Dayak di era modern.
“Laskar Pemuda Adat Dayak Kalimantan hadir sebagai penjaga identitas budaya, penguat persatuan, sekaligus benteng harmoni sosial di tengah masyarakat,” puji Hasan Basri dalam sambutannya.
Pemkab Nunukan juga melihat kontribusi nyata LPADKT yang getol menggerakkan aksi sosial, melestarikan tradisi lokal, menghidupkan semangat gotong royong, hingga mempertebal rasa nasionalisme di kawasan perbatasan.
Mengusung tema “Mengakui Perbedaan, Mengutamakan Kebersamaan”, Muscablub kali ini menghadapi tantangan geografis yang cukup berat. Ketua Panitia, Dior Frames, membeberkan bahwa masalah transportasi di wilayah perbatasan sempat menghambat kehadiran fisik sejumlah utusan ranting.
Dari total sembilan ranting LPADKT di Nunukan, hanya lima ranting yang berhasil mengirimkan delegasinya secara langsung ke lokasi acara. Kendati demikian, forum tetap berjalan secara sah karena memenuhi syarat kuorum.
“Akses transportasi yang sulit membuat empat ranting lain tidak bisa datang langsung. Namun, mereka sudah mengirim surat pernyataan resmi kepada panitia dan pimpinan sidang sementara untuk mendukung penuh kegiatan muscab ini,” jelas Dior.
Fokus Pilih Nakhoda Baru Periode 2026-2031
Dior menambahkan, forum Muscablub ini akan berfokus penuh pada pemilihan Ketua LPADKT Nunukan untuk masa bakti 2026–2031. Kehadiran pemimpin baru harapannya mampu membawa organisasi melangkah lebih adaptif dalam mengawal pembangunan daerah.
Saat ini, kepengurusan LPADKT sendiri telah menggurita hingga ke wilayah pedalaman dan pelosok Kabupaten Nunukan, yang meliputi:
-
Kecamatan Nunukan
-
Kecamatan Sebatik Barat
-
Lima Kecamatan di Wilayah Krayan
-
Kecamatan Sembakung Atulai
-
Kecamatan Lumbis Hulu, Lumbis Ogong, dan Lumbis Raya.


















