NUNUKAN – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kalimantan Utara (Kaltara) terus memperkuat barisan kadernya hingga ke tingkat bawah. Mereka menaruh fokus utama pada penguatan peran kader Dasawisma melalui kegiatan pembinaan terpadu di Nunukan Selatan.
Ketua TP-PKK Kaltara, Hj. Rahmawati Zainal, S.H., membuka langsung kegiatan strategis ini di Kantor Kelurahan Tanjung Harapan, Kabupaten Nunukan. Langkah ini menjadi strategi jitu untuk memperkokoh organisasi PKK dari level provinsi hingga kelurahan.
Dalam arahannya, Rahmawati menegaskan bahwa kelompok Dasawisma memegang posisi paling krusial dalam struktur organisasi. Hal ini karena mereka bersentuhan langsung dengan denyut nadi kehidupan masyarakat di lingkungan rukun tetangga (RT).
“Dasawisma adalah ujung tombak PKK karena mereka langsung berhubungan dengan keluarga di lapangan. Peran aktif mereka sangat menentukan keberhasilan seluruh program kesejahteraan,” kata Rahmawati.
Rahmawati menjelaskan bahwa agenda pembinaan kali ini berfokus pada peningkatan kapasitas kader, terutama dalam hal akurasi data keluarga dan tata kelola administrasi. Ia ingin para kader menyajikan data yang valid agar pemerintah bisa merancang program pembangunan secara tepat.
-
Akurasi Data: Kader harus mampu menyajikan data riil dari setiap kepala keluarga.
-
Ketertiban Administrasi: Pengelolaan administrasi yang benar menjadi kunci agar bantuan atau program kerja berjalan tepat sasaran.
Lebih dari sekadar pelaksana tugas, Rahmawati memandang Dasawisma sebagai motor penggerak solidaritas sosial antarwarga. Oleh karena itu, ia meminta seluruh peserta tidak menganggap remeh agenda tahunan ini.
“Pembinaan ini bukan sekadar formalitas belaka. Kita berkumpul di sini untuk memperkuat kebersamaan, menyamakan langkah, dan meningkatkan peran nyata dalam membangun keluarga yang sejahtera,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Rahmawati mengajak seluruh kader PKK di Kabupaten Nunukan untuk terus menelurkan inovasi baru. Ia meminta kader terus menjalin sinergi kuat dengan pemerintah setempat tanpa kehilangan semangat pengabdian yang tulus kepada masyarakat.
“Mari kita jadikan setiap kegiatan PKK sebagai sebuah gerakan nyata yang memberikan manfaat langsung bagi seluruh masyarakat,” pungkas Rahmawati. (dkisp)


















