Example floating
Example floating
banner 970x250
DKISP Kaltara

Hujan Gol di Final Hardiknas Championship 2026: Malinau Segel Gelar Juara Usai Tekuk Bulungan 8-5

×

Hujan Gol di Final Hardiknas Championship 2026: Malinau Segel Gelar Juara Usai Tekuk Bulungan 8-5

Sebarkan artikel ini

TANJUNG SELOR – Partai final Hardiknas Mini Soccer Championship 2026 menyuguhkan tontonan yang sangat dramatis dan penuh ketegangan. Bertempat di Lapangan Aryaguna, Kamis (30/4) malam, tim Satuan Pendidikan Kabupaten Malinau akhirnya keluar sebagai juara setelah menumbangkan perlawanan sengit dari Kabupaten Bulungan dengan skor ketat 8-5.

Atmosfer panas sudah terasa sejak peluit babak pertama dibunyikan. Malinau langsung tampil menekan hingga berhasil memimpin dengan skor 5-3 di paruh pertama.

Example 300x600

Memasuki babak kedua, Bulungan memberikan perlawanan luar biasa. Mereka bangkit menggempur pertahanan Malinau dan sukses menyamakan kedudukan, membuat sorak-sorai penonton menggema di stadion. Namun, kematangan mental Malinau teruji di menit-menit akhir. Lewat skema serangan cepat yang tajam, Malinau sukses melesakkan tiga gol tambahan sekaligus mengunci kemenangan mutlak.

Sebelum partai puncak yang menegangkan itu dimulai, penonton lebih dulu dihibur oleh laga ekshibisi yang mempertemukan Tim Gubernur melawan Tim Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltara.

Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., turun langsung ke lapangan hijau memperkuat timnya. Sempat bermain imbang 1-1 di babak pertama, Gubernur Zainal sukses membawa timnya menang tipis dengan skor akhir 3-2.

Usai seluruh rangkaian pertandingan rampung, Gubernur Zainal menutup turnamen ini secara resmi sekaligus membagikan piala serta hadiah kepada para pemenang. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa terima kasih kepada panitia dan seluruh pihak yang menyukseskan acara dalam rangka menyambut Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tersebut.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung sehingga kegiatan ini berjalan lancar,” kata Zainal.

Bagi orang nomor satu di Kaltara ini, trofi juara bukanlah esensi utama dari kompetisi tersebut. Ia menilai, nilai tertinggi dari turnamen ini adalah kokohnya rasa kebersamaan dan tali silaturahmi di antara sesama tenaga pendidik se-Kaltara.

“Semua tim adalah juara. Yang belum menang tetap mendapat apresiasi. Bermain dengan baik, jaga fair play. Kita semua bersaudara,” pungkasnya.

Pemerintah Provinsi Kaltara berharap turnamen olahraga seperti ini dapat menjadi agenda tahunan rutin. Selain sebagai wadah kompetisi sehat, ajang ini terbukti efektif mempererat solidaritas di lingkungan dunia pendidikan Kaltara. (dkisp)

banner 728x90
Example 120x600
Example 468x60