TANJUNG SELOR – Sebanyak 59 ekor sapi kurban disiapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara untuk disalurkan ke berbagai wilayah pada perayaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi. Dari jumlah tersebut, tujuh ekor merupakan bantuan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang berasal dari peternak lokal di Kaltara.
Gubernur Kalimantan Utara Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., melalui Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kaltara, H. Denny Harianto, S.E., M.M., mengatakan jumlah hewan kurban tahun ini disesuaikan dengan kondisi keuangan daerah yang masih terdampak kebijakan efisiensi anggaran.

“Karena kita juga lagi efisiensi, total yang diserahkan ada 24 ekor sapi kurban dari seluruh OPD yang sudah tersebar di beberapa kabupaten/kota,” ujar Denny, Selasa (26/5).
Ia menjelaskan, selain bantuan yang berasal dari organisasi perangkat daerah (OPD), terdapat tambahan sumbangan yang dikonversi menjadi sapi kurban sehingga total keseluruhan mencapai 59 ekor.
Menurut Denny, jumlah tersebut memang lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 106 ekor sapi kurban. Penurunan itu dipengaruhi kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang berbeda dari tahun lalu.
Meski demikian, Pemprov Kaltara tetap berupaya memastikan distribusi hewan kurban menjangkau masyarakat di seluruh kabupaten dan kota.
“Harapannya kondisi ekonomi dan APBD Kaltara ke depan semakin baik sehingga jumlah hewan kurban yang dapat disalurkan juga bisa meningkat,” katanya.
Denny juga mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Kaltara untuk membudayakan ibadah kurban, baik secara individu maupun kolektif.
“Kami berharap ASN yang sudah berniat berkurban dapat melaksanakannya, baik sendiri maupun bersama minimal tujuh orang,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Denny turut menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI Prabowo Subianto atas bantuan tujuh ekor sapi kurban untuk masyarakat Kalimantan Utara.
“Alhamdulillah tahun ini kita mendapatkan tujuh ekor sapi dari Presiden RI yang seluruhnya berasal dari peternak lokal Kaltara,” katanya.
Bantuan sapi kurban dari Presiden tersebut didistribusikan ke sejumlah daerah, yakni Masjid Al-Amin Desa Wonomulyo Tanjung dan Masjid Jami’ Habib Ahmad Alkaf di Kabupaten Bulungan, Masjid Al-Ukhuwah Islamiyah Juata Kerikil di Kota Tarakan, Masjid Al-Jihad Tideng Pale di Kabupaten Tana Tidung, serta Masjid Wasiatul Islam di Kabupaten Malinau.
Sementara itu, Kabupaten Nunukan menerima dua ekor sapi kurban yang disalurkan melalui Masjid Al-Kautsar Tanjung Harapan.
Denny menegaskan, sesuai arahan pemerintah pusat, seluruh sapi bantuan Presiden berasal dari peternak lokal sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan sektor peternakan di daerah.
Terkait proses penyaluran, ia memastikan distribusi dilakukan melalui mekanisme seleksi usulan agar bantuan yang diberikan tepat sasaran dan tidak terjadi tumpang tindih dengan bantuan dari pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, maupun pihak lainnya.
“Kita pilah agar tidak terjadi bantuan ganda pada lokasi yang sama,” pungkasnya. (dkisp)

















