TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menargetkan Gedung Baru Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) di kawasan Kota Baru Mandiri (KBM) segera dapat difungsikan. Untuk itu, sejumlah pekerjaan yang masih tersisa diminta segera diselesaikan agar proses pemindahan aktivitas perkantoran tidak kembali mengalami penundaan.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kaltara, H. Denny Harianto, S.E., M.M., saat meninjau langsung progres kesiapan gedung baru BPSDM, Rabu (3/6), di sela agenda Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I yang tengah diikutinya.
Dalam peninjauan tersebut, Denny berkeliling memeriksa berbagai fasilitas dan kondisi bangunan guna memastikan seluruh sarana pendukung telah siap digunakan sebelum operasional kantor dipindahkan ke lokasi baru.
Dari hasil pengecekan, masih terdapat beberapa pekerjaan yang perlu disempurnakan. Karena itu, ia meminta jajaran teknis mempercepat penyelesaian seluruh pekerjaan agar gedung dapat segera ditempati.
“Masih ada beberapa hal yang harus diselesaikan. Saya ingin semuanya benar-benar siap sebelum ditempati,” ujar Denny.
Menurutnya, percepatan penyelesaian gedung menjadi kebutuhan mendesak mengingat kondisi kantor BPSDM yang saat ini digunakan sudah tidak lagi memadai untuk mendukung aktivitas kerja maupun pelayanan.
Ia pun memberikan batas waktu selama 15 hari untuk menuntaskan seluruh pekerjaan yang masih berlangsung.
“Gedung ini harus segera siap karena kantor yang sekarang sudah sangat memprihatinkan,” tegasnya.
Selain berfungsi sebagai pusat pengembangan kompetensi aparatur sipil negara (ASN), Denny menilai keberadaan gedung baru BPSDM memiliki potensi lebih besar untuk dimanfaatkan sebagai aset produktif daerah.
Menurutnya, sejumlah fasilitas yang tersedia dapat dikembangkan melalui pola kerja sama dengan pihak swasta sehingga mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Semangat kita bagaimana aset ini bisa dikelola dengan baik dan memberikan manfaat lebih bagi daerah,” katanya.
Denny juga menaruh perhatian terhadap aspek estetika dan identitas daerah pada bangunan tersebut. Ia berharap unsur budaya dan kearifan lokal Kalimantan Utara dapat tercermin dalam desain maupun tampilan akhir gedung.
Menurutnya, bangunan pemerintah tidak hanya berfungsi sebagai sarana pelayanan publik, tetapi juga menjadi representasi daerah yang mencerminkan karakter dan kebanggaan masyarakat Kaltara.
Usai meninjau Gedung BPSDM, Denny melanjutkan kunjungannya ke Gedung Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Kaltara serta mengecek kesiapan Ruang Sidang Tim Penyelesaian Tuntutan Ganti Rugi (TPTGR). (dkisp)


















