TANJUNG SELOR – Era baru pendidikan di Kalimantan Utara (Kaltara) diarahkan pada penguasaan teknologi digital mutakhir. Demi mencetak generasi masa depan yang kompetitif, pemerintah kini fokus meningkatkan kompetensi para guru melalui pelatihan pembelajaran modern, mulai dari pemograman (coding) hingga pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI).
Komitmen besar tersebut digelorakan oleh Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., saat memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 tingkat Provinsi Kaltara di Lapangan Agatis, Tanjung Selor, Senin (4/5).
Saat membacakan amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Gubernur Zainal menegaskan bahwa Hardiknas harus menjadi momentum penting untuk merefleksikan kembali arah dan komitmen terhadap kualitas pendidikan nasional.
“Hardiknas adalah waktu untuk refleksi dan menguatkan kembali semangat pendidikan,” kata Zainal di hadapan ratusan peserta upacara.
Gubernur Zainal menjelaskan, meskipun dunia pendidikan kini bergerak ke arah digital, hakikat pendidikan tetap tidak berubah, yaitu proses memanusiakan manusia yang berlandaskan ketulusan dan kasih sayang. Ia pun mengajak para pendidik di Kaltara untuk kembali menghidupkan ajaran Ki Hajar Dewantara.
Sistem among yang berbasis pada prinsip asah, asih, dan asuh harus tetap menjadi fondasi utama dalam membentuk karakter siswa. Langkah ini berjalan selaras dengan amanat UUD 1945 dan UU Nomor 20 Tahun 2023 tentang Sistem Pendidikan Nasional untuk mencetak manusia yang beriman, berakhlak mulia, sekaligus cerdas dan mandiri.
Sebagai instrumen strategis menuju Indonesia Maju, pemerintah pusat dan daerah terus tancap gas membenahi fasilitas pendidikan. Upaya nyata ini dibuktikan dengan masifnya perbaikan infrastruktur sekolah di berbagai daerah.
“Lebih dari 16 ribu satuan pendidikan telah direvitalisasi, dan ratusan ribu sekolah sudah mulai menggunakan perangkat digital,” ungkap Gubernur Zainal.
Selain fokus pada teknologi dan bangunan fisik, pemerintah juga berkomitmen menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan inklusif. Tujuannya agar fokus penguatan literasi, numerasi, serta pembentukan karakter peserta didik dapat tercapai secara maksimal.
“Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026. Mari kita perkuat kerja sama mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua menuju Indonesia yang cerdas, maju dan bermartabat,” pungkasnya.
Upacara yang berlangsung khidmat ini ditutup dengan momen penuh apresiasi lewat penyerahan penghargaan kepada para Guru Inspiratif Kaltara. Kemeriahan acara semakin lengkap berkat penampilan memukau dari Marching Band serta gerakan enerjik Senam Anak Indonesia Hebat yang dibawakan oleh para pelajar setempat. (dkisp)


















